Senin, 09 Januari 2012

diantara banyak pintu

dalam diam dan kesunyian q termenung
banyak langkah yang telah q torehkan dalam peradaban ini,
namun ketika q tatap ulang, sejarah yang q tulis tak terlalu dalam
hanya sekedar spora-spora yang tersebar dimana mana

kata bonsay di siyasi...yepz indah memang..
berburu bersama waktu, akan lawan2 intelektual yang siap menerkam
menganalisa dan mengotak atik peristiwa2 yang membutuhkan taktik

menggugat ukhuwah yang telah hilang

ukhuwah yang hilang entah kemana....
sulit benar q cari
telah kususuri jalan yang berliku
telah q selami samudera hitam mega kelam
dan telah q buka lembar demi lembar kisah sejarah yang mengharu biru
juga telah kugali gunung2 amarahmu
serta ku cabik2 setiap emosi yang telah menguar

Senin, 12 Desember 2011

eat, pray and love


sebuah resensi film dari sudut pandang lain....

Bismillah, mungkin secara kasat mata nonton film kurang produktif sama sekali.tapi setelah tak pikir2 nonton flim eat, pray and love memberikan inspirasi. Beberapa point penting yang mungkin bisa diambil adalah :
· Allah adalah tempat kembali segala sesuatu
ƒ‘(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.(QS Al Baqoroh:46)
liz rela mengeluarkan uang begitu besar dan melakukan perjalanan yang jauh untuk mencari ketenangan. Padahal ketenangan itu bisa diperoleh ketika terjadi keseimbangan antara jasmani dan ruhani alias ukhrawi serta akal. Keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.
Dan itu belum dipahami oleh Liz,cara yang digunakan cara umum yang mungkin dirasa memuaskan nafsunya. ketenangan diperoleh dari eat, pray and love. Betulkah? Ya mungkin ada benarnya juga yang dicari ketenangan sementara ketenangan yang diperoleh hanyalah bersifat sementara. dan kunci memperoleh ketenangan abadi itu adalah adanya iman dan taqwa.
kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang- orang yang kafir, dan Demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir. (QS At-taubah :26)
ya....hanya orang yang beriman alias orang yang percaya adanya Sang Maha Agung yang akan dijamin ketenangan hakiki. Patut q bercermin dari film ini, ternyata kebahagian hakiki bukanlah sesuatu yang mahal. Dia hanya perlu keikhlasan, ketulusan, kesucian, kesabaran, dan nilai2 kebaikan lainnya.
Pfuhh, mungkin para pejabat2 negeri ini yang sering korupsi juga mengalami hal yang sama dengan liz ini. Kebanyakan beranggapan bahwa kebahagiaan bisa diperoleh dengan jalan memupuk materi. Pfuh..salah besar ternyata...
Dalam Mungkin itu belum diketahui Liz, bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia ini.
· Sadar bahwa ada tempat untuk meminta segala sesuatu, Allah Tuhan semesta alam. Allahu Rabbi, jangan pernah meminta segala sesuatu pada tempat yang salah, karena hasilnya pun akan salah pula.. coba terus bergerak, berusaha. Lakukan segala sesuatu yang ada di depanmu dengan optimal, karena mungkin saja kesempatan yang sama tidak datang dua kali. Ambil setiap peluang yang ada dan gunakan dengan sebaik baiknya.
· Syukur adalah cara jawaban yang tepat ketika menghadapi setiap hal yang datang pada kita. Entah itu suka maupun duka.
· Pengembangan jaringan dimanapun dan kapanpun adalah sesuatu yang penting...
semoga bermanfaat

Jumat, 07 Oktober 2011

WANTED

yes........wanted. begitulah takdir selalu membayangi langkahmu, tinggal kau mau meluruskan dan menjernihkannya atau tidak. hanya kau dan Dia yang tau.
takdir telah menuliskan apa yang akan terjadi padamu, sekarang tinggal bagaimana kau menghadapi takdir itu. menerima dengan senang hati, menerima dengan terpaksa atau bahkan menolaknya.
entah bagaimana kau bersikap itulah takdir yang harus kau hadapi.........

Kamis, 14 April 2011

JIDDIYAH DALAM DAKWAH

Ust. Abdul Muiz M.A.
Tujuan da'wah jangka panjang adalah khilafah fil 'ardl. "Memimpin dunia." Untuk mencapai cita-cita besar itu diperlukan umat yang kuat dan hebat berbasis pada kader-kader militan yang bercirikan penuh keseriusan. Mereka mengutamakan kerja daripada hanya sekedar pandai mengkritik, berinisiatif daripada hanya menunggu perintah, memahami betul apa tugas dan perannya dalam hidup ini, dengan disertai usaha maksimal disertai dengan pendekatan diri kepada Allah dalam rangka meraih bimbingan dan pertolongan-Nya.
Definisi jiddiyah adalah: menjalankan tugas-tugas syar'i, tarbawi, tanzhimi, dengan cepat, tabah, mengerahkan seluruh potensi secara maksimal serta dapat mengatasi hambatan yang dihadapinya demi terlaksananya tugas tersebut secara optimal.

Syarat-Syarat Jiddiyah
Dari definisi di atas, maka jiddiyah memiliki 5 syarat:
1. Al-istijabah al-fauriyah (responsif)
2. Al-azmul Qowiy (kesungguhan yang kuat)
3. Al-mutsabarah (tabah dan ulet)
4. Taskhiru kullil imkanat (mengerahkan seluruh potensi)
5. Mughalabatul 'adzar (dapat mengatasi segala permasalahan hidup)

Senin, 28 Maret 2011

dunia sekarang yang makin gila-gila'an

kebaikan...ho...ho...
kebenaran...ho...ho...
kenapa selalu dapat tantangan ???????
kenapa ya kebaikan selalu mendapat benturan dimana pun ia berada???
kenapa ketika kebaikan makin besar dan istilahnya siap menelurkan kecemerlangan harus berhadapan kebiadaban yang juga makin menggila...entah siapapun yang membaca ini.. ini hanya ungkapan hati dari ujung tombak pergerakan..

aku mungkin hanyalah orang kecil yang gak tau "ada apa di para pembesar2 yang ada di atas q"
..entah apa yang terjadi di atas sana(???)

yang pasti q ingin berkontribusi dengan apa yang sekarang q tekuni. q berbagi sedikit ilmu yang kemarin baru q peroleh dari dari kunjungan ke calon ummi..realita sekarang tak bisa dipungkiri adalah sebuah pergerakan peradaban. entah banyak yang sadar atau tidak tapi yang pasti banyak yang menumpang di kapal pergerakan. mjungkin yang patut dimiriskan banyak yang naik kapal tanpa tau tujuan, ataukah sekedar tau samar. buah dari hanya sami'na wa a'tho'na. tanpa menyertakan sami'na wa analisis. apalagi sami'na wa ristek.

perbedaan pergerakan mahasiswa dalam mengusung peradaban di kampusnya di tahun awal 2004an dengan sekarang di tahun 2011an terletak di beberapa point utama. entah disadari atau tidak..yakni :
  • masalah keamniahan = banyak yang mungkin karena kurang syumul atau hal lain menganggap ketika mendapat info, berita, dll lebih dahulu akan merasa bangga dan jumawa. padahal back to asholah...itu semua termasuk keamniahan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. entah besar besar atau kecil. itu yang kurang disadari para punggawa-punggawa kebaikan
  • masalah bergaining position = disadari atau tidak ketsiqohan sekarang mulai menurun. drastis mungkin malah iya. "ini g sesuai dengan fak q, ini g sesuai dengan bidangq, ini tidak sesuai dengan bla..bla..bla...". daya tawar busur2 panah sekarang lebih banyak dan lebih besar sehingga sang panah bingung ya apa menyikapi masalah ini. padahal Sang Pemanah Agung sudah menakdirkan, antum harus melesat kesini...
  • masalah keiklasan, disadari atau tidak sekarang sudah menipis dibanding sebelumnya... dan bejibun masalah2 lain yang semakin menggerogoti kapal dakwah ini.
wes g usah kita menguthek-uthek masalah, tapi bagaimana kemudian qt mencari solusi atas setiap permasalahan yang ada. back to asholah...g usah menghujat sana menghujat sini, sikut sana sikut sini semuanya kembali pada tarbiyah dzatiyah qt masing2..

bismillah semoga menjadi langkah yang baik

Kamis, 17 Maret 2011

semangat baru

bismillah.kenapa q beri judul seperti ini, sebenarnya lebih pada ingin membagi inspirasi pada semua yang ngerasa tak bersemangat.. entah itu karena kerena keterbatasan yang ada, baik keterbatasan materi, keterbatasan kepribadian, dll

Hiduplah dengan penuh antusiasme. Hadapi sesuatu dengan
hasrat untuk terpesona. Dunia ini sudah begitu menakjubkan.
Jangan biarkan anda menyia-nyiakan pandangan untuk mereguk
rasa kagum. Yang anda perlukan adalah responsi yang spontan.
Ada baiknya anda sedikit mengurangi pertimbangan dan
penilaian anda mengenai positif atau negatif. Sikap antusias
hanya membutuhkan dan hanya melihat sisi positif dari segala
sesuatu.

Ini bukan masalah agar anda tampak bersemangat dan ceria
dalam menjalani jalur keberhasilan anda. Namun, ini akan
meringankan anda dari hal-hal yang mengkhawatirkan. Tak
ada gunanya melihat dan mencemaskan sisi negatif. Pikiran
anda terlalu jernih untuk dibebani dengan prasangka-
prasangka. Kini, biarkan rasa kagum dan imajinasi memenuhi
benak anda.