Jumat, 10 Mei 2013

Gunung Sapu, Bedoyo Trenggalek

sudah hampir 5 tahun aku belajar tentang geografi. tapi terkadang untuk menuliskan kearifan lokal daerah sendiri saja sangat jarang. terketuk untuk mengangkat sebuah gunung yang menjadi salah satu sumber penghidupan di daerah sekitar. ok cap cus aja kita kenalan sama yang namanya gunung Sapu.


Gunung Sapu adalah salah satu gunung yang terletak kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. Berada di tenggara desa Jati, diperbatasan desa Jati, desa Mlinjon dan Suruh. Kaki gunung Sapu dikelilingi oleh dusun Bedoyo, dusun Grumbul Gedhe, dusun Sapurejo, dusun Pager dan dusun Sawahan serta tegalan/ ladang penduduk desa yang ditanami singkong. Ketinggian gunung Sapu pada awalnya adalah 261 meter dpl namun saat ini telah mengalami penurunan dikarenakan proses penambangan feldspar yang menggunakan system open minded. Digali dari sisi bawah melingkar yang selanjutnya menuju puncak. Ketika sudah sampai puncak digali dari atas (digempur dari puncak gunung). Berikut penampakan gunung Sapu yang diambil dari google earth dengan ketinggian 2067 feet yang diambil pada tanggal 3 Agustus 2012.

DSCN2223.JPGDari gambar diatas dapat dilihat kondisi penambangan feldspar di lokasi 1 dari udara. Degradasi warna menunjukkan kontur disekitar pertambangan yang tidak merata. untuk lebih jelasnya berikut beberapa gambar yang diambil dari lokasi 1.

Gambar 5.2 : Gunung Sapu dari sisi Selatan


DSCN2193.JPGGunung Sapu Mulai dibuka untuk ditambang sejak tahun 1996. Penggunaan lahan sebelum dibuka adalah sebagai bukit konservasi biasa dengan tanaman perdu yang mendominasi. Ada juga di beberapa tempat tertentu dengan lapisan tanah yang cukup tebal dikelola oleh masyarakat sekitar dengan ditanami berbagai jenis tanaman pangan berupa singkong, jagung, kedelai dan kacang tanah.





Gambar 5.3 Proses pengangkutan feldspar



DSCN2707.JPG100_9500.JPGLetak Penambangan feldspar Gunung Sapu merupakan lokasi diatas tanah perhutani, bukan tanah pemajakan seperti di beberapa tempat. Sehingga pengelolaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan pengelola yang terlibat. Keterlibatan masyarakat hanya sebatas sebagai kuli penggali batu feldspar, ada juga beberapa yang menjadi mandor dan sopir pengangkut dari lokasi ke penampungan sementara sebelum dibawa ke pabrik untuk diolah menjadi barang lebih lanjut.
.







a                                                                        b.
Gambar 5.4a : Gunung Sapu dari timur jauh.   
Gambar 5.4b : Gunung Sapu dari timur dekat.

100_9500.JPG

 

Minggu, 14 April 2013

alarm diri

ternyata ketika ingin sukses, memang harus memiliki alarm untuk mencapainya. yah sesuatu yang sangat muskil untuk dihindari, namun jarang diminati....ho..ho..sesuatu kesalahan fatal yang baru ku sesali..ni beberapa contoh aplikasi contoh nyata :
jangan bilang hobi menulis, jika pena saja tak ada
jangan bilang pengen kaya, kalo dompet aja tak punya
jangan bilang pengen nikah, kalo proposal aja belum apa2
jangan mimpi masuk surga, kalo qiyamul lail bolong semua

Kamis, 20 Desember 2012

Hujan es di kampung halamanku, Bedoyo Trenggalek

ada yang menarik di Bedoyo, Desa Jati Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek pada tanggal 13 Desember kemarin. bahkan bisa dibilang peristiwa ini luar biasa. Langka. WOW Bedoyo kota dikaki gunung Jabung, Gunung Sapu dan Gunung Slimer diguyur hujan es.
bermula dari update status facebook seorang teman yang tinggal di bedoyo, "wuih bedoyo udan es cah, besok hujan es rasa apa ya".muncul pertanyaan penasaran. emang benar kah? dan setelah beberapa saat kemudian menelpon orang rumah, Bapak Jayus vs bu Nurhayati yang sangat ane banggakan pool, terjawab sudah rasa penasaranku. "iyo nduk, bedoyo tas udan es, kemis sore wingi jam telunan sore"kurang lebih translete begini iya nduk(panggilan sayang anak gadis di jawa, Bedoyo baru saja hujan es, Kamis Sore kemarin jam 3an sore. fakta di lapangan hujan es yang langka ini berlangsung antara 5-10 menit, dengan besar butiran rata2 sebesar biji jagung. dan terjadi juga di sebagian Kecamatan Karangan bagian selatan, termasuk juga desa Sukowetan.
Secara umum iklim di kecamatan Karangan tropis, jadi aneh banget jika ada es turun di kampung halaman. iseng2 nyari info di dunia maya
berdasarkan googling di mbah google berikut penjelasan hujan es yang lazim disebut hail
Hail hanya akan terbentuk pada awan cumulonimbus (Cb) yang topnya melewati freezing level (ketinggian dimana suhu udaranya 0o C atau sekitar 16.000